Showing posts with label Alam Papua. Show all posts
Showing posts with label Alam Papua. Show all posts

Alam Papua Mengutuknya

"Siapa menjual Tanah Papua pasti akan dijual balik oleh Alam Papua itu,dan itu sudah hukum alamnya tidak dapat dihindari dan begitupun juga akan berlaku pada kedua wajah murahan diatas yang dimana telah menjual dan menjadi yudas bagi Bangsa Papua di tenggah para pemimpin MSG di Honiara saat itu"

RIP:Nocolaus Messet dan Albert Yoku

Suara Anak Bangsa Papua



Dibelahan dunia, semuanya tau, bahwa bangsa papua sedang dijajah,

Dibelantara alam yang tersembunyipun juga tau bahwa kami Bangsa Bapua sedang dijajah,
Bahkan didunia yang canggih teknologi dan informasi saai ini-pun juga memberikan,kejelasan,fakta, peristiwa pemusnahan, intimidasi, pembunuhan etnis, suku bangsa papua, dibumi cenderawasi hingga saat ini.

oh….dimanakah keadilan mu bagi-ku.
 
oh….dimanakah kesadaran humanisme mu kaum penjajah kau seperti macan yang ingin mencerkam orang yang tak bersalah pada-mu.

 

(Steven Y)

Mama Papua adalah guru yang sejati

Mama Papua adalah guru yang sejati,anda pasti mengetahui bagimana peran dari seorang mama itu dan Mama Papua itu lain dari dapa Mama yang dimiliki orang diluar Papua kenapa demikian?coba mari kita berfikir sejenak perjuangan mama saat mama harus membesarkan anda dan saya dahulu sebelum ada jalan yang layak,dan saya berkata juga mama itu”penggendaki alam Papua yang tangguh”karena mama bersahabat dengan alam Papua menggalakan bukit demi bukit dan melewati lembah yang ganas.Itu semua karena demi membesarkan anaknya dan demi mempertahankan hidupnya bersama keluarganya yang dicintanya.

Kenapa orang Papua itu punya belas kasih bahkan orang Papua itu punya hati untuk sesama walaupun itu musuh,ini hal yang luar biasa dan hal ini dampak dari pada dimana kesetiaan Mama Papua dalam mendidik dan menggasuh dalam cinta dan kasih sayang kepada anaknya melalu nilai-nilai religi yang diImaninya.


"Mama Papua luar biasa,mari membahagiakan mama selagi mama masih ada karena perjuangan mama dahulu sangat jauh bedah dengan masa kini yang serba instan/ada"

Papua Sedang Dilukai Kapitalisme

Kapitalisme tidak perna berpikir masyarakat kecil mereka hanya berfikir bagimana mereka mendapatkan keuntungan dan keuntungan dari kekayaan masyarakat kecil.Papua punya kekayaan pasti Negara-Negara Kapitalis sedang ancang-ancang untuk terjung ke Papua dan sebagian sudah dan sedang makan di Papua Misalnya PT.Freeport dan ada banyak PT lainnya diberbagai tempat khususnya Papua.Untuk menutup pintu masuknya kapitalisme kembali ke kita Orang Papua untuk bagimana cara kita menolak tawaran berupa pembelian tanah di daerah kita masing-masing walaupun nilai tawaranya sangat mengkagumkan.

"Stop menjual tanah karena dengan menjual tanah sama halnya dengan kita menjaul ibu kita sendiri dan dampak dari itu kita akan merasakan kesulitan yang besar dikemuadian hari"

Papua Akan Menghidupkan Bumi


Suatu saat nanti Papua akan menjadi lider dari pada bumi ini.Situasi bumi semakin hari semakin beruba walaupun tidak secara drastis.Ulah manusia yang semakin hari semakin ganas ini dapat menggakibatkan kurangnya O2 yang sebenarnya menjadi utama dalam kehidupan makluk hidup itu.

Perkembagan dunia perkotaan dan industri ini menjadi salah satu dampak utama dalam berkurangnya oksigen di setiap Negara dan bumi,contonya banyak hutang ditebang secara massal dan asap disetiap industrian semaking padat.Kedua dampak ini menjadi pemicuh kris oksigen dibumi dihari-hari mendatang dan kini dalam proses OTW.

"Papua siap jadi rebutan Negara-Negara super power demi O2"

Sebentar Lagi Papua Lepas

Kemerdekaan adalah hak segala Bangsa namun hal ini sama sekali tidak perna dipahami oleh Negara Indonesia sendiri padahal Indonesia sendiri mempunyai dasar hukum yang dimana diatur dalam UUD 28 1945 yang ditentukan dalam Pasal 28E ayat (3) yang berbunyi"Setipa orang berhak atas kebebasan untuk berserikat atau berorganisasi (freedom of expression).

Indonesia menyembunyikan sejarah daripada Bangsa Papua yang secara faktanya sudah merdeka pada tanggal 1 Desember 1662.Sudah sekian banyak masyarakat Papua mennyuara menuntut haknya segera diakui sebagai suatu Negara sesuai catatan sejarah,namun Indonesia tidak perna mengakui Papua sebagai sebuah negara dengan alasan yang tidak logic maka sudah jelas bahwa Indonesia tidak pernah menghargai kepada hukum yang dimana menjadi payung dalam sebuah Negara.

"Sebentar lagi mata rantai Indonesia kepada Bangsa Papua akan putus.(Salam JuangFWP)"
  • FWP
  • Potret Anak Melanesia

    PaM

    woter

    Translate